Kamis, 14 Juni 2018

AKSI PUASA PEMBANGUNAN

"Besok kita mulai puasa," kata ayah

"Apakah kita puasa seperti halnya orang-orang Islam itu berpuasa ayah ?" Aku bertanya

"Oh tidak nak. Kita berpuasa selama 40 hari. Dimulai dari hari rabu yang kita sebut rabu abu dan diakhiri pada jum'at agung."

"Jum'at agung itu wafat Isa Almasih ?"

"Ya wafat Yesus Kristus, bila di kalender ditulis wafat Isa Almasih."

"Mengapa disebut rabu abu ayah ?"

"Untuk mengingatkan bahwa kita berasal dari debu abu."

"Bila beda dengan saudara kita yg muslim, lantas bagaimana cara kita berpuasa ?"

"Kita tidak mengenal istilah sahur dan buka. Kita masih bisa makan di siang hari, tapi kita diminta untuk berpantang makan daging, ikan, segala makanan yg bernyawa dan berdarah, serta makanan yang sangat kita sukai. Kalau perlu kita mengurangi kadar garam pada masakan kita dan mengurangi porsi makanan kita. Artinya selama masa prapaskah ini atau sering kita sebut masa puasa, kita harus mampu mengekang banyak hal yang kita sukai. Termasuk ayah tidak akan merokok selama masa prapaskah ini."

Kulihat ayah menggantung celengan bambu bertuliskan namaku yang beliau pesan pada seorang pengrajin gereja 2 hari yang lalu. Hal itu selalu dilakukan setiap tahun 40 hari sebelum paskah. Celengan bambu itu akan aku penuhi selama 40 hari, setelah itu dengan bangga aku akan menyerahkan celengan bambu itu kepada Romo di gereja saat misa paskah.

"Ini lumbung APP ku sudah berat Romo !" Begitulah biasanya aku memamerkan dengan bangga dan mata berbinar.

"Yaa.. Lumbung APP Irene memang berat ! Anak Tuhan memang hebat !" Romo akan selalu balas memuji setiap anak sekolah minggu yang memamerkan Lumbung APP nya.

Irene kecil yang saat itu berusia 7 tahun, selalu menanti saat-saat itu.

"Itu lumbung APP ku ya ayah ?"

"Iya... taruh sebagian uang jajanmu disini. Sebagai tanda cintamu pada Yesus."

"Apakah kita akan memberikannya pada Yesus ?"

"Ya kita akan memberikannya pada Romo saat paskah nanti, dan Romo akan memberikannya pada orang-orang yang Yesus cintai."

"Siapa itu orang-orang yang Yesus cintai ayah ?"


"Orang-orang miskin, orang-orang banyak hutang, pembangunan gereja, anak yatim piatu dan orang-orang yang belum mengenal Yesus sebagai juru selamat sementara mereka miskin, lapar dan memiliki banyak hutang. Romo akan memberikan seluruh uang yang kita kumpulkan ini pada mereka. Dan romo juga akan menggunakan uang dalam lumbung APP mu ini untuk mewartakan kabar gembira bahwa Yesus anak mesias akan datang di hari penghakiman sebagai hakim yang adil. Maka bila kamu mencintai teman-temanmu dan mencintai Yesus dengan segenap hatimu, dukunglah para gembala Tuhan untuk mewartakan kabar gembira dari Tuhan. Anak-anak Tuhan yang baik akan menyisihkan harta yang ia punya untuk kepentingan gembala Tuhan. Lebih bagus lagi bila selama puasa ini kamu berikan seluruh uang jajanmu untuk "Lumbung APP" maka kita tidak perlu mengemis untuk membangun gereja, saudara-saudara seiman kita tidak akan kelaparan dan yang lebih penting akan banyak orang yang mempercayai Yesus sebagai juruselamat."

"Aku tidak akan jajan selama masa puasa ayah. Akan aku berikan seluruh uang jajanku untuk Tuhan Yesus !"

"Bagus, anak pintar !"

Seluruh keluarga Katolik akan memberi doktrin itu pada anak-anak mereka. Gerakan itu sudah begitu lama mereka lakukan. Paling tidak yang aku ingat dari aku berusia 7 tahun hingga kini aku memiliki anak ke-2 berusia 7 tahun juga. Setiap hari aku sisihkan 50% uang jajanku dan disaat puasa aku berikan 100% uang jajanku untuk Aksi Puasa Pembangunan yang mereka sebut APP.

Itulah yang mereka lakukan untuk agama mereka. Apa yang sudah anda lakukan untuk agama anda ? Untuk menolong saudara seiman anda dari jeratan hutang ? Untuk menolong saudara anda dari bahaya pemurtadan ? Untuk menolong saudara anda yang kelaparan ? Aksi puasa apa yang sudah anda buat ? Sementara untuk berzakat saja masih berat ? Dan mengeluarkan infaqpun masih harus berdebat !
Berbagai macam sanggahan dibuat !



"Bukannya kami tidak mau bersedekah, tapi apa daya kami sendiri masih kekurangan !"

"Kemarin kami tidak bersedekah sini, karena kami sudah bersedekah disana !"

Bila kesabaran saja tidak ada batasnya, lantas mengapa sedekah harus dibatasi ? Sedekah tidak harus dengan uang ratusan ribu atau jutaan. Bahkan recehanpun bisa jadi memiliki nilai tinggi dimata Allah.
Tidakkah kita malu pada mereka yang kita sebut "kafir" ? Masih pantaskah kita mengaku "orang beriman ?"

Tahukah anda wahai orang beriman, bahwa di padang Mahsyar nanti setiap hamba akan bernaung di bawah sedekahnya. Belilah payung itu mulai dari sekarang !

Allah SWT berfirman:


وَاَنْفِقُوْا مِنْ مَّا رَزَقْنٰكُمْ مِّنْ قَبْلِ اَنْ  يَّأْتِيَ اَحَدَكُمُ الْمَوْتُ فَيَقُوْلَ رَبِّ لَوْلَاۤ اَخَّرْتَنِيْۤ اِلٰۤى اَجَلٍ  قَرِيْبٍ ۙ  فَاَصَّدَّقَ وَاَكُنْ مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ


"Dan infakkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum kematian datang kepada salah
 seorang di antara kamu; lalu dia berkata (menyesali), Ya Tuhanku, sekiranya Engkau berkenan menunda (kematian)ku sedikit waktu lagi, maka aku dapat bersedekah dan aku akan termasuk orang-orang yang saleh."
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 10)



وَلَنْ يُّؤَخِّرَ اللّٰهُ  نَفْسًا اِذَا جَآءَ اَجَلُهَا ۗ  وَاللّٰهُ خَبِيْرٌۢ بِمَا تَعْمَلُوْنَ

"Dan Allah tidak akan menunda (kematian) seseorang apabila waktu kematiannya telah datang. Dan Allah Maha Mengetahui terhadap apa yang kamu kerjakan."
(QS. Al-Munafiqun 63: Ayat 11)



Setelah ini mungkin akan ada lagi yang komentar : "mereka itu sedikit bu Irene, sementara kita banyak. Mengatur orang sedikit lebih mudah daripada mengatur orang banyak !"
Hahaha... ya sudahlah, saya lagi malas berdebat. Silahkan permaklumkan apa-apa yang masih bisa kau permaklumkan di dunia, karena di akherat nanti tidak akan ada permakluman untukmu. Silahkan berdebat apa-apa yang ingin kau perdebatkan di dunia ini, agar kau terlihat kuat dan terlihat hebat, karena di akhirat nanti kau tidak akan sempat untuk berdebat dengan malaikat !


#SedekahItuMewah
#KikirPangkalFakir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HANYA BUTUH TAAT DAN ISTIQOMAH

(Nama & tempat dirahasiakan, agar tidak menjadi riya) Dulu saat saya jadi wanita karier, seolah tidak masalah sedikit-sedikit nabra...

Postingan Populer