Minggu, 11 Maret 2018

POLIGAMI

● Berarti anda pro poligami ?
Mau pro atau kontra, poligami tetap syari'at. Tidak akan menjadi salah hanya karena ada yang kontra. Tidak akan terhapus hanya karena ada yg ngeyel. Jadi ini ga perlu dipertanyakan

● Berarti anda siap dimadu ?
Siap tidak siap kalo Allah sudah tunjuk, trus mau apa ? Kadar keimanan seseorang bisa naik, bisa turun. Hari ini bilang siap, eh ternyata saat dihadapkan dg kenyataannya langsung mewek nyanyi lagu "Patah Hati". Hari ini bilang ga siap, eh ternyata malah menjalani kehidupan poligami. Who know's ? Jadi ga usah jadi investigator pernikahan deh.
Anda diciptakan bukan untuk menginvestigasi syari'at Allah. Anda diciptakan hanya untuk taat dan menyembah Allah.
Jadi do'akan saja. Ora usah keminter. Opo meneh minteri Allah. (Ga usah sok pinter, apalagi minteri Allah)

● Menurut anda perlukah ijin dari isteri pertama, saat suami akan melakukan poligami ?
Kita ke hukum syahnya sebuah pernikahan dulu ya mbak/mas/pak/bu.

Rukun & Syarat Sah Nikah

Rukun nikah :
♡ Pengantin lelaki (Suami)
♡ Pengantin perempuan (Isteri)
♡ Wali
♡ Dua orang saksi lelaki
♡ Ijab dan kabul (akad nikah)

Syarat Sah Nikah

Syarat calon suami
■ Islam
■ Lelaki yang tertentu
■ Bukan lelaki mahram dengan calon isteri
■ Mengetahui wali yang sebenarnya bagi akad nikah tersebut
■ Bukan dalam ihram haji atau umrah
■ Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
■ Tidak mempunyai empat orang isteri yang sah dalam satu masa
■ Mengetahui bahwa perempuan yang hendak dinikahi adalah sah dijadikan isteri

Syarat calon isteri
■ Islam
■ Perempuan yang tertentu
■ Bukan perempuan mahram dengan calon suami
■ Bukan seorang khunsa
■ Bukan dalam ihram haji atau umrah
■ Tidak dalam idah
■ Bukan isteri orang

Syarat wali
■ Islam, bukan kafir dan murtad
■ Lelaki dan bukannya perempuan
■ Baligh
■ Dengan kerelaan sendiri dan bukan paksaan
■ Bukan dalam ihram haji atau umrah
■ Tidak fasik
■ Tidak cacat akal fikiran,gila, terlalu tua dan sebagainya
■ Merdeka
■ Tidak ditahan kuasanya daripada membelanjakan hartanya

Syarat-syarat saksi
■ Sekurang-kurangya dua orang
■ Islam
■ Berakal
■ Baligh
■ Lelaki
■ Memahami kandungan lafaz ijab dan qabul
■ Dapat mendengar, melihat dan bercakap
■ Merdeka

Jadi dengan ijin isteri pertama ataupun tidak. Isteri keduanya lebih cantik atau lebih buruk. Niatnya karena nafsu atau karena Allah. Diawali dg selingkuh ataupun tidak. Bila rukun dan syarat syah nikah diatas terpenuhi, maka pernikahan tersebut syah. Ingat baru syah ya ?
Nah kelanjutannya ini yang beda-beda. Ada yang berantakan ada yang sukses.

Nggak usah ngomongin poligami deh, yang monogami aja ada yang berantakan, ada yg sukses.
Nggak usah ngomongin pernikahan deh. Soal bisnis aja ada yang gagal ada yang sukses.

Perusahaan nih, sama2 legal, syah yaaa.... seiring berjalannya waktu ternyata ada yang tumbuh makin pesat, sehat, kuat, tapi ada juga yang pailit. Iyaa kan ?

● Tapi mbak Iren, kenyataannya dalam poligami, lebih banyak yg berantakan daripada yg sukses.
Nggak usah ngomongin poligami mba/mas/pak/bu, dalam bisnis aja lebih banyak pengusaha gagal daripada pengusaha sukses.
Lebih banyak orang yg punya hutang, daripada yg ga punya hutang.
Trus kalo banyak yang gagal dalam poligami, salah poligaminya?
Trus kalo banyak yang gagal bisnis, salah bisnisnya ?
Trus kalo banyak yg suka ngutang, salah hidupnya ? Ke laut ajee...
Dimana-mana orang sukses itu kaum minoritas. Mau sukses apapun. Ga tahu knpa bisa begitu. Mungkin karena mereka tidak berpikir ala orang kebanyakan. Mereka bukan orang rata-rata. Mereka punya mindset berbeda. Dan mereka punya kesamaan :
■ Hanya berpikir memberi, bukan menuntut
■ Lebih banyak menggunakan telinga daripada mulut (bukankah kita diberi 2 telinga dan 1 mulut ?)
■ Lebih banyak berbuat sesuatu daripada nyinyirin sesuatu (karena kita diberi 2 tangan, 2 kaki dan lagi-lagi hanya 1 mulut)

~> Di masyarakat kita sudah terlalu sering mem-blow-up rumah tangga poligami yg hancur berantakan. Kemudian menutupi atau tidak percaya bila ada keberadaan rumah tangga poligami yang apik. Seolah syari'at Allah yg satu ini adalah salah.
~> Islam seringkali dijatuhkan karena syari'at poligami. Bahkan hingga sekarang Rasulullah sering dilecehkan karena menjalani poligami. Kisah Sharen saya blow-up bukan untuk promosi poligami, tapi untuk memberikan sudut pandang yang benar tentang poligami.

"Jangan hanya karena anda pernah memakan jeruk yang rasanya asam, lantas semua orang harus mengatakan jeruk itu asam ? dan anda katakan bohong saat ada orang yang berkata jeruk itu manis ? padahal, bisa jadi jeruk yang terasa manis itu adalah jeruk yang berbeda dari jeruk yang biasa/pernah anda makan"

3 komentar:

  1. Alhamdulillah, menjadi pencerahan membuat hati adem, semoga kita semua memahami konsep syariah yg benar, bukan krn hati sendiri, trims mba

    BalasHapus
  2. Koq seperti dapat ilmu baru.. Alhamdulillah....

    BalasHapus

HANYA BUTUH TAAT DAN ISTIQOMAH

(Nama & tempat dirahasiakan, agar tidak menjadi riya) Dulu saat saya jadi wanita karier, seolah tidak masalah sedikit-sedikit nabra...

Postingan Populer