Sabtu, 10 Maret 2018

PERJALANAN SEBUAH HIJRAH

Sebut saja namanya "Gadis" anak ke-4 dari 4 bersaudara, terlahir dari keluarga non muslim. Banyak orang mengatakan dia cantik & pandai. Ayahnya pribumi non muslim, ibunya keturunan chinese muslim. Dia terdidik di tangan besi seorang ayah yg militer & juga seorang tuan tanah. Hidup dalam keluarga yg serba berkecukupan. Jelas ia terdidik sebagai seorang non muslim. Saat usia 10 th ibunya meninggal dunia. Terbayang ayahnya yg bertangan besi akan semakin dominan.
Saat memasuki universitas usianya belum genap 17 th. Terbiasa dg kehidupan yg selalu ada namun dibatasi dengan banyak aturan, saat duduk di bangku kuliah seolah dia terbebas dari tangan besi ayahnya. Tumbuh menjadi gadis modern dg liberal minded. Bergaul dg siapapun. Menikmati diri sebagai idola. Baginya tidak ada yg lebih indah dari sebuah kebebasan. Tidak ada yg lebih indah dari sebuah materi yg berkelimpahan.
Tapi itu semua ga berlangsung lama. Kehidupannya ada dalam genggaman ayahnya. Gadis harus menerima dijodohkan dg pria yg tidak dia sukai. Pria itu adalah anak dari teman ayahnya. Pria itu kakak tingkatnya. Seorang pria yg tidak kalah diktator dg ayahnya. Pria itu jelas seorang non muslim.
Gadis terus berpikir bagaimana caranya supaya dia bisa lepas dari pertunangan neraka ini. Gadia berpikir andai dia tidak bergantung hidup pada ayahnya, dia pasti bisa mengatakan "TIDAK" pada pertunangan ini. Dia mulai mencari kerja, dari seorang cleaning service Mc.D, penjaga warnet, guru les privat, hingga mencoba melamar menjadi "PRAMUGARI" 4x di tolak lamarannya, hingga di th 2001 terpaksa dia terima sebuah penerbangan haji Garuda Indonesia hanya untuk melepaskan diri dari pertunangan neraka itu....
Bukan Saudi Arabia yg sebenarnya ingin dia kunjungi.... BUKAN...!!! sekali lagi BUKAAAANNN....!!! Bahkan bermimpipun tidak sudi untuk bisa mengunjungi negara itu. Tapi Gadis harus terima untuk terbang kesana membawa jama'ah haji.
"Ah andai bukan karena pertunangan neraka itu, tidak mungkin aku sudi terima pekerjaan ini" begitu gerutunya dalam hati.



Yang dia inginkan bukanlah terbang ke Saudi Arabia, tapi ke negara2 Roma, Belanda, Amerika, Paris, Hongkong, London, dll negara2 yg notabene bergengsi. Bukan negara Arab yg identik dg Islam. Dimana yg ia kenal, Islam adalah agama yg anarkhis.
Ayahnya marah besar karena putri bungsunya, yg ia harapkan menjadi seorang nasrani sejati kenapa harus berjilbab mengikuti penerbangan haji Garuda ? Gadis pun memberi syarat : "ini yg pertama & terakhir ia terbang haji asalkan ayahnya bersedia memutuskan pertunangan yg tidak dia sukai." DEAL..!! ayah Gadis setuju.
Manusia boleh berrencana, manusia boleh membuat perjanjian apapun, namun ALLAH lah yg menentukan.
"Kalo sudah selesai terbangnya, pulang ke rumah ayah...!!!!"
"Baik ayah, event haji hanya 4 bulan kok."
"Terseraaahhh...pokoknya pulang....!!!!
Nut...nut...nut...nut....
Perintah raja harus dipatuhi. Tidak bisa tidak. Transit di Jakarta memindahkan bagasi untuk oleh2, ribet juga.
"Mau kemana mba ?" Ada cowok sok ramah
"Ke ******* (kota ayah)"
"Sama dong. Emang dari mana ?"
"Udah dari mana mana"
"Crew Garuda ?"
"Iya." Bawel banget nih cowok (dalam hati)
"Repot ya...sini saya bantuin bawa."
"Hah..." bingung salah tingkah tapi butuh bantuan. Akhirnya dia amati cowok itu "lumayan ganteng juga (dalam hati)" 😀
"Dari mana mas ?"
"Dari tadi nungguin jadwal pesawat, hehehe"

Wuiiiihhh ngebales dia..... di pesawat sempet tukeran no.hp setelah itu bye...bye...
Ga ada yg istimewa, buat apa telp. Toh dia sebagai cowok juga ga nelpon duluan. Sampe berbulan bulan lama lama lupa.
Lagi lagi di bandara.
"Eh kamu lagi. Pulang terbang ?"
"Eh kamu lg juga. Rumahnya di bandara ya ga pulang pulang" 😅
"Ini baru mau pulang"
"Ouh sama saya jg mau pulang."
"Boleh bareng?"
"Saya pake mobil jemputan"
"Ok, beda ya kalo crew. Masih simpen no.ku?"
"Kayaknya udah ilang dibawa tikus."
"Hahaha bisa aja, no.kamu masih aku simpen kok. Next time boleh telp kan ?
"Silahkan."

Next time.... kriiiinnggg (masih jaman nokia 3310 😀)
"Hai Gadis...masih inget aku?"
"Emang situ artis? Siapa sih?"
"Yg rumahnya di bandara hahaha"
"Ooohhh. Ada apa?"
"Lg sibuk?"
"Nggak"
"Jalan jalan yuk!"
"Kemana ?"
"Kemana aja yg murah...hahaha" (dasar cowok pengiritan) 😕

Dijalan dia terima telp. Oh dari ibunya ternyata dateng mengunjungi anaknya yg rada' aneh ini.
"Ibuku dateng. Ke kosanku yuk, kenalan sama ibuku" Gadis nurut aja cuma kenalan doang kan... ga masalah....
Masya Allah ibunya ramah bangeeeettt... baaaiiiikkk bangeeeeetttt, berkali kali dipuji cantik. Selama ini kalo gadis deket sama cowok trus dikenalin sama ibunya, ibunya pasti sok penting. Tapi ini bedaaaa anaknya yg sok penting, ibunya baek bingiiiitttsss...
Saat cuti terbang Gadis pulang ke rumah ayah. Tiba tiba ibu si cowok itu menelpon katanya mau berkenalan dengan ayah Gadis. Gadis persilahkan saja beliau datang. Ternyata dihadapan ayahnya, sang ibu melamar Gadis. Gadis masih ingat apa yang beliau katakan "Saya tahu anak saya & anak bapak belum terjalin pacaran, maka untuk itulah saya datang. Saya setuju dengan hubungan mereka, namun bukan hubungan pacaran. Saya setuju mereka menikah. Itulah sebabnya saya datang berkunjung untuk melamar anak bapak."
Sontak mata Gadis melotot saking kagetnya. Apalagi ayahnya. Tapi ayah Gadis berusaha tetap menguasai keadaan. Dengan gayanya yang sok demokratis ayah Gadis menjawab :"keputusan saya serahkan pada anak saya bu, karena dia yang akan menjalani hidupnya nanti". Semua mata tertuju pada Gadis. Gadis bingung mau jawab apa. Akhirnya Gadis minta waktu untuk berpikir.
Selama berpikir Gadis belum pernah bertemu lagi dengan cowok itu. Justru selama berpikir ibu cowok itu, bermalam di kost Gadis selama 1 bulan. Gadis begitu dekat dengan beliau. Ada rasa takut kehilangan. Mungkin karena rasa takut kehilangan itulah Gadis berani mengatakan ini : "ibu, apakah saya boleh tetap Katolik & ke gereja bila saya terima lamaran ibu ?" Diluar dugaan sang ibu tersenyum & berkata : "Semua berproses anakku, hidayah tidak bisa dipaksa tapi akan datang pada waktunya." Beliau katakan itu sambil tersenyum. Gadis meyakinkan lagi "Jadi saya tetap boleh jadi Katolik bu?" Beliau hanya tersenyum dan bertanya lagi "Apakah kamu menerima lamaran ibu ?" "Iya bu, saya terima"


Ayah Gadis kecewa, Gadis menerima lamaran itu. Tapi apa mau dikata. Ayahnya tidak mau datang ke pernikahan Gadis, karena akad nikah dilakukan di KUA. Gadis bersyahadat saat menikah, namun menganggap itu semua hanya formalitas. Dari awal menikah hingga anaknya berumur 5 tahun, tidak ada yang melarang Gadis ke gereja. Suaminya bahkan pernah ia minta untuk menemaninya ke gereja (Astaghfirullah). Suatu saat timbul pikiran nakal Gadis akan mengajak suaminya masuk ke agama yang masih diyakininya. Tapi Gadis harus temukan dulu kesalahan Islam. Sejak saat itu Gadis beli Al-Quran. Gadis baca Al-Quran (hanya bisa baca artinya saat itu😁). Tidak ada yang salah... akhirnya Gadis baca Alkitab (Injil) karena jujur saja sejak kecil Gadis tidak pernah membaca Injil 😀.
Saat Gadis membaca Injil, astaghfirullah al adzim... Gadis kaget... ada larangan makan babi...!!! Ini jelas....!!! Nanti ayatnya akan diuraikan. Gadis tidak percaya... ia lihat lagi sampulnya, lho iya ini Injil...!!! Waduh ini pasti ada yang salah...!!! Gadis makin penasaran. Gadis gunakan media internet untuk menjawab rasa penasarannya. Hingga kemudian Gadis bergabung dalam group dialog Islam - Kristen di Yahoo Messenger (YM). Saat itu YM adalah sosmed yang masih sangat terkenal. Dari group itu Gadis dapatkan ayat - ayat Injil yang tidak pernah ia baca sebelumnya. Masya Allah...
Inilah dia ayat - ayat itu :

1. Perintah bersyahadat dalam Alkitab

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, SATU-SATUNYA ALLAH YANG BENAR, dan mengenal YESUS KRISTUS YANG ENGKAU UTUS.
TIDAK ADA TUHAN SELAIN ALLAH – ISA UTUSAN ALLAH
LAA ILAAHA ILLALLAH – ISA RASULULLAH
Ayat ini bermakna SATU-SATUNYA TUHAN ITU CUMA ALLAH, JESUS HANYA UTUSAN ALLAH, TIDAK BEDANYA DENGAN NABI MUSA, NABI-NABI TERDAHULU DAN PARA MALAIKAT YANG JUGA UTUSAN ALLAH.


Utusan Raja itu bukan Raja… Utusan Allah pun bukan Allah

Utusan Allah itu dapat dari golongan malaikat maupun manusia, tapi yang jelas “UTUSAN ALLAH” itu bukan ALLAH.

2. Perintah shalat dalam Alkitab

Mazmur 5:8 Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau.
Mazmur 138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kau buat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.
Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah.
Daniel 6:10 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.
Jelas disitu tertulis bahwa:
1. Beribadah itu dengan Sujud, muka ke tanah.
2. Beribadah itu dengan menghadap bait suci/bait kudus/bait Allah (kiblat), ada arahnya.
3. Disamping sujud maka ada pula berlutut, ini artinya duduk diantara dua sujud.


Yesus pun melakukan shalat. Injil menyebutkan :
Matius 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
Markus 14:35 Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
1. Yesus maju sedikit dari ke dua muridnya sebelum sujud, artinya Yesus menjadi Imam shalat bagi ke dua muridnya. Hal semacam ini pun hanya dilaksanakan oleh umat Islam, dimana imam maju sedikit, 1 shaft didepan para makmum lainnya. Adakah umat agama lain yang melaksanakan hal demikian?
2. Yesus tidak meminta sesuai kehendak dirinya, tapi sesuai kehendak Allah, artinya Yesus berserah diri pada Allah, berserah diri pada Allah ini artinya Muslim. Banyak sekali ayat dalam alkitab dimana Yesus berserah diri kepada Allah. Kata “Muslim” dalam bahasa arab pun berarti berserah diri pada Allah.

Dalam alkitab pun jelas menulis bahwa:
Nabi Lot bersujud:
Kejadian 19:1 Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,

Nabi Ezra bersujud:
Ezra 10:1 Sementara Ezra berdoa dan mengaku dosa, sambil menangis dengan bersujud di depan rumah Allah, berhimpunlah kepadanya jemaah orang Israel yang sangat besar jumlahnya, laki-laki, perempuan dan anak-anak. Orang-orang itu menangis keras-keras.

Nabi Musa bersujud
Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah

Nabi Harun bersujud
Bilangan 20:6 Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka.

Nabi Ibrahim bersujud, Nabi Daniel bersujud, Nabi Daud bersujud, Nabi Sulaiman bersujud, Nabi Yehezkiel & para Nabi lain pun bersujud, bahkan Yesus pun bersujud.

3. Perintah Puasa dalam Alkitab

Yeremia 36:9 Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam *BULAN YANG KESEMBILAN*, orang telah memaklumkan PUASA di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem
Ayat di atas adalah perintah berpuasa dalam taurat atau kitab Perjanjian Lama.
puasa di bulan kesembilan, 
ada yang tahu apa nama bulan kesembilan ?
dalam kalender hijriyah bulan kesembilan adalah bulan Ramadhan.

Kitab suci Al Qur'an ternyata sesuai dan membenarkan bahwa orang jaman dulu diwajibkan berpuasa.

4. Perintah berhaji dalam Alkitab
“Kata Yesus AS kepadanya: “Percayalah kepada-Ku, hai perempuan, saatnya akan tiba, bahwa kamu akan menyembah Bapa bukan di gunung ini dan bukan juga di Yerusalem.”
“Kamu menyembah apa yang tidak kamu kenal, kami menyembah apa yang kami kenal, sebab keselamatan datang dari bangsa Yahudi.
“Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh(Rohani) dan kebenaran(Realita;Jasmani); sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.” (Yohanes 4:21-23)

Tempat ziarah menjadi subyek kontoversi di masa Yesus AS. Kaum Yahudi meng-klaim tempat itu adalah Yerusalem sedangkan kaum Samaritan meng-klaim gunung yakub sebagai tempat ziarah.
Pertama, Yesus menyebutkan bahwa akan datang suatu masa tempat ziarah bukan lagi Yerusalem atau gunung kaum Samaritan. Kedua, beliau menyebutkan bahwa ziarah akan dilakukan di suatu tempat yang akan dituju oleh orang yang benar-benar akan menyembah Tuhan.
Begitu juga dalam perjanjian lama:
“Tetapi tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu sebagai kediaman-Nya untuk menegakkan nama-Nya di sana, tempat itulah harus kamu cari dan ke sanalah harus kamu pergi.” (Ulangan 12:5)

“maka ke tempat yang dipilih TUHAN, Allahmu, untuk membuat nama-Nya diam di sana, haruslah kamu bawa semuanya yang kuperintahkan kepadamu, yakni korban bakaran dan korban sembelihanmu, persembahan persepuluhanmu dan persembahan khususmu dan segala korban nazarmu yang terpilih, yang kamu nazarkan kepada TUHAN.” (Ulangan 12:11)
“Tetapi di tempat yang akan dipilih TUHAN di daerah salah satu sukumu, di sanalah harus kaupersembahkan korban bakaranmu, dan di sanalah harus kaulakukan segala yang kuperintahkan kepadamu.” (Ulangan 12:14)
“Apabila tempat yang akan dipilih TUHAN, Allahmu, untuk menegakkan nama-Nya di sana, terlalu jauh dari tempatmu, maka engkau boleh menyembelih dari lembu sapimu dan kambing dombamu yang diberikan TUHAN kepadamu, seperti yang kuperintahkan kepadamu, dan memakan dagingnya di tempatmu sesuka hatimu.” (Ulangan 12:21)
Ayat di atas, mirip dengan praktik ritual haji dan penyembelihan HEWAN KURBAN dalam Festival TAHUNAN Iidul Adha atau Lebaran Haji, atau HAGG, dalam ajaran Islam, dimana para jemaah haji di Mekkah akan menyembelih kurban di sana setelah selesai ritual haji, maka bagi yang tidak pergi ziarah, dapat menyembelih hewan kurban dimana saja mereka berada.
Dalam Injil dapat juga kita temui petunjuk yang menyebutkan cara ritual haji seperti yang dilakukan umat muslim di mekkah, yaitu berwudhu atau bersuci lalu berjalan mengelilingi Ka’bah/rumah (mezbah) Allah:
“Aku membasuh tanganku tanda tak bersalah, lalu berjalan MENGELILINGI Mezbah-Mu, ya TUHAN (Mazmur 26:6)
dalam BBE lebih jelas = “I will make my hands clean from sin; so will I go round your altar, O Lord;” (clean from sin = bersuci, go round = mengelilingi)


5. Perintah berhijab dalam alkitab
1 Korintus
11:5 Tetapi TIAP TIAP PEREMPUAN YANG BERDOA ATAU BERNUBUAT DENGAN KEPALAYANG TIDAK BERTUDUNG, MENGHINA KEPALANYA, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka HARUSLAH IA MENUDUNGI KEPALANYA.
11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.
11:8 Sebab laki-laki tidak berasal dari perempuan, tetapi perempuan berasal dari laki-laki.
11:9 Dan laki-laki tidak diciptakan karena perempuan, tetapi perempuan diciptakan karena laki-laki.
11:10 Sebab itu, PEREMPUAN HARUS MEMAKAI TANDA WIBAWA DI KEPALANYA oleh karena para malaikat.
11:11 Namun demikian, dalam Tuhan tidak ada perempuan tanpa laki-laki dan tidak ada laki-laki tanpa perempuan.
11:12 Sebab sama seperti perempuan berasal dari laki-laki, demikian pula
laki-laki dilahirkan oleh perempuan; dan segala sesuatu berasal dari Allah.

11:13 Pertimbangkanlah sendiri: PATUTKAH PEREMPUAN BERDOA KEPADA ALLAH DENGAN KEPALA TIDAK BERTUDUNG?

6. Perintah Sunat dalam Alkitab
"Dan ketika genap delapan hari dan ia disunatkan. Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat Ia dikandung ibu-Nya" (Lukas 2 : 21)
"Inilah perjanjianku yang harus kamu pegang, perjanjian antara aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara aku dan kamu. Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun temurun, baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya, ia telah mengingkari perjanjianKu" (Kejadian 17 : 10-14)
"Kemudian Abraham menyunat Ishak anak itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya" (Kejadian 21 : 4)
"Lalu Allah memberikan kepadanya perjanjian sunat; dan demikianlah Abraham meperanakkan Ishak, lalu menyunatkannya pada hari yang kedelapan; dan Ishak memperanakkan Yakub, dan Yakub memperanakkan keduabelas bapa leluhur kita" (Kisah Para Rasul 7 : 8)
"Ketika genaplah delapan hari sesuai dengan hukum Allah, sebagaimana yang tertulis dalam kitab Nabi Musa, mereka bopong anak itu dan membawanya ke rumah ibadat untuk mengkhitankannya. Dan begitulah mereka sunatkan anak itu, lalu memberinya nama Yesus, sebagaimana malaikat utusan Allah telah mengatakan lebih dahulu setelah ia dikandung di dalam rahim" (Injil Barnabas pasal 5)

7. Larangan makan babi dalam Alkitab
Ulangan 14 : 8 yang berbunyi :
“Juga babi hutan, karena memang berkuku belah, tetapi tidak memamah biah, haram itu bagimu…”

Dan juga pada kitab Imamat 11 : 7 yang berbunyi :
“Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.”

Dalam Alkitab terbitan tahun 1968 bunyi kitab Imamat 11:7 sbb : “Demikian juga babi, meskipun berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang tetapi tidak memamah biak; haram bagimu.
Sedangkan dalam terbitan 1979 ayat haramnya babi tersebut disulap, diganti, ditambah, menjadi… babi hutan., sbb : ”Demikian juga babi hutan, karena memang berkuku belah, yaitu kukunya bersela panjang, tetapi tidak memamah biak, haram itu bagimu.” (Imamat 11: 7).

8. Perintah Zakat dalam Alkitab
"Muliakanlah Tuhan dengan hartamu dan dengan hasil pertama dari segala penghasilanmu." (Amsal 3:9)
"Jikalau seseorang mengkuduskan sebagian dari ladang miliknya bagi Tuhan, maka nilainya haruslah sesuai dengan taburannya, yakni schomer taburan benih jelai berharga 50 syikal perak (Imamat 27:16).
Setelah mengetahui kebenarannya, diam diam Gadis membeli buku tuntunan shalat lengkap. Ia belajar shalat dari buku itu. Ia beli mukena. Mukena & buku tuntunan shalat ia selipkan di koper terbangnya.Gadis masih gengsi mengakui kebenaran Islam di hadapan suaminya.

9. Larangan Mengucapkan Selamat Hari Raya Bagi Agama Lain
2 Yohanes 1:10-11 : Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia didalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya. sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.

Artinya : menerima orang lain yang tidak se-aqidah dirumahnya saja tidak boleh, apalagi memberi ucapan selamat atau salam.


Suatu saat suaminya memergoki ada buku tuntunan shalat & mukena didalam tas terbang Gadis. Dengan senyum suami bertanya :"Subhanallah, mami lagi belajar shalat ? Kok ga ngomong, coba ngomong kan bisa papi ajarin" Gadis tidak bisa ngomong apa apa, wajahnya merah malu. Kemudian sang suami mengantar Gadis untuk membeli hijab. Ia buang semua pakaiannya yang tidak sesuai aqidah Allah, ia ganti dengan pakaian yang Allah perintahkan.
Sebelumnya mohon maaf bila testimoni ini seluruhnya adalah ayat - ayat Alkitab (Injil), karena ini adalah kisah nyata perjalanan rohani seseorang yang mengetahui *Regulasi Allah* yang sebenarnya. *Hukum Allah* yang sebenarnya. Ternyata selama ini ia merasa menjadi manusia yang ingkar. Alhamdulillah Allah berkenan memberikan hidayah kepadanya.
Gadis masuk Islam karena ia adalah pengikut Yesus sejati. Dan satu-satunyanya umat yg melakukan apa yang dilakukan Yesus adalah umat Islam. Ia tidak akan lagi mengingkari kebenaran itu. Ternyata Yesus yang selama ini ia sebut Tuhan melakukan shalat dan menyembah Tuhan yang benar.

SILAHKAN SHARE ATAU COPAS DENGAN MENYERTAKAN LINK BLOG INI.

DILARANG KERAS MENGAMBIL IDE CERITA INI UNTUK TUJUAN KOMERSIL TANPA SEIJIN PENULIS.

1 komentar:

  1. Masya Allah, kalau Allah saja mampu membolak-balik hati manusia dan memberikan hidayah pada siapa saja yang Ia kehendaki, termasuk mba Irene yang dulunya non-muslim. maka, tidak ada kata tidak mungkin bagi Allah untuk melakukan hal yang sama pada keluarga dan teman-teman ku yang sudah islam dari dulu namun belum berhijrah bukan? semoga Allah istiqomahkan hijrahku dan juga segera membukakan pintu hidayah bagi keluarga serta teman-temanku.. Aamiin, allahumma aamiin

    BalasHapus

HANYA BUTUH TAAT DAN ISTIQOMAH

(Nama & tempat dirahasiakan, agar tidak menjadi riya) Dulu saat saya jadi wanita karier, seolah tidak masalah sedikit-sedikit nabra...

Postingan Populer