Jumat, 16 Maret 2018

ERA KEMODERENAN AKHIR ZAMAN

Inilah era kemoderenan akhir jaman. Begitu banyak yang hanya mengejar fisik. Mengejar yang tampak dengan kasat mata dengan dalih "kejujuran". Semua yang terbukti dengan kasat mata baru bisa dipercaya kebenarannya. Padahal apa yang tampak belum tentu sama dengan kebenarannya.
Bila kisah dakwah saja masih diperdebatkan fiksi atau nyata, maka bisa jadi kisah tauladan para nabi dan sahabat nabi hanyalah dongeng belaka.
Mata-mata cantik jaman now yang sudah tertutupi softlens memang sulit untuk melatih mata bathin untuk melihat kehidupan. Bagi mereka keindahan dan kecantikan itu hanya bisa dibuktikan dengan kasat mata.

Itulah sebabnya hanya segelintir orang yang langsung bergegas shalat saat adzan berkumandang. Karena hanya segelintir orang yang memiliki rasa takut pada Allah tanpa merasa perlu melihat Allah.
Itulah sebabnya hanya segelintir orang yang mampu melaksanakan sunnah, karena hanya segelintir orang yang beriman kepada Rasulnya dan mengikuti ajarannya tanpa merasa perlu bertemu.

Itulah sebabnya hanya segelintir orang yang bersedia berlomba amal kebajikan, karena hanya segelintir orang yang mengimani surga tanpa merasa perlu bertanya detil alamat surga ada dimana ?
Itulah sebabnya banyak orang yang tidak takut pada riba, tidak takut merampok, merampas, mencuri, menyakiti, berbuat dzalim, karena hanya segelintir orang yang mengimani neraka itu ada tanpa perlu tahu dimana detil alamat neraka ?
Itulah sebabnya jangankan menciptakan generasi hafidz/hafidzah, hanya segelintir orang yang bersedia selalu membaca Al-Quran dan bersahabat dengan Al-Quran, karena banyak orang yang walau bibirnya mengatakan percaya pada Al-Quran namun tetap saja memperdebatkan syariatnya hingga akhirnya menganggap Al-Quran bukan lagi kitab suci namun hanya dongeng belaka.

Kini aku tahu dijaman apa aku hidup. Dan melalui tulisan ini kuberi tahu padamu temanku, dijaman apa kita hidup.
Allahualam bishowab.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HANYA BUTUH TAAT DAN ISTIQOMAH

(Nama & tempat dirahasiakan, agar tidak menjadi riya) Dulu saat saya jadi wanita karier, seolah tidak masalah sedikit-sedikit nabra...

Postingan Populer